Madiun — SMK Muhammadiyah 3 Dolopo resmi memperkenalkan maskot terbarunya yang diberi nama Elmaga dalam sebuah acara peluncuran yang digelar di lingkungan sekolah. Peluncuran maskot ini menjadi langkah strategis dan simbol kesiapan sekolah menyambut Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran 2026/2027.
Nama Elmaga merupakan akronim atau representasi yang diambil dari karakter seekor burung elang, yang dipilih secara khusus karena sarat akan nilai filosofis tinggi. Kepala SMK Muhammadiyah 3 Dolopo, Bapak Bambang Hariyadi, S.T., S.Kom., M.Pd. menyampaikan bahwa pemilihan elang sebagai identitas visual dan karakter maskot merefleksikan visi besar sekolah dalam mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, dan berkarakter mulia.
"Elang dikenal sebagai simbol ketajaman penglihatan, ketangguhan, keberanian terbang tinggi, serta fokus yang kuat terhadap sasaran. Karakter inilah yang ingin kami tanamkan kepada para siswa sekaligus menjadi cerminan mutu pendidikan di SMK Muhammadiyah 3 Dolopo," ujar pihak sekolah dalam sambutannya.
Filosofi maskot Elmaga dijabarkan melalui beberapa poin utama:
* Penglihatan Tajam: Melambangkan kemampuan adaptasi dan kepekaan terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia industri saat ini.
* Terbang Tinggi: Merepresentasikan semangat dan cita-cita luhur siswa untuk meraih prestasi maksimal di tingkat regional maupun nasional.
* Ketangguhan: Menggambarkan mental baja siswa SMK Muhammadiyah 3 Dolopo dalam menghadapi berbagai tantangan zaman serta siap terjun langsung ke dunia kerja maupun berwirausaha.
Melalui kehadiran Elmaga, pihak sekolah optimis atmosfer positif dan semangat baru dapat terbangun jelang pembukaan PMB 2026/2027. Maskot ini nantinya akan menjadi ikon dalam berbagai atribut promosi, kegiatan sosialisasi ke SMP/MTS sekitar, hingga maskot pendukung dalam setiap agenda kesiswaan.
Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan putra-putrinya, SMK Muhammadiyah 3 Dolopo membuka pintu seluas-luasnya dengan menawarkan berbagai program keunggulan kejuruan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja masa kini, didukung lingkungan belajar yang islami, disiplin, dan berprestasi.